Rabu, 23 September 2015

Why???



Tragis kata itulah yang dapat saya ucapkan untuk cerita cinta saya kali ini kisah cinta yang berujung kematian.
Why???
Berawal dari teman satu sekolah. Dani dengan Desi sudah menjalin hubungan selama 2 tahun mereka saling mencintai namun hubungan mereka tidak disetujui oleh orang tua Desi. Karena desi adalah anak seorang perangkat desa sedangkan dani hanyalah anak seorang petani. Dani dihina habis-habisan oleh orang tua desi bahkan diusir dari rumahnya.
Pada suatu ketika dani memutuskan untuk bekerja ke kota agar dapat melamar kekasihnya itu. Mengetahui keputusan dani yang akan pergi ke kota desi pun bersedih dan tidak mengijinkan dani pergi. Tetapi dani tetap saja pergi meninggalkan desi untuk membuktikan dan membalas sakit hatinya karena keluarganya sudah dihina oleh orang tua desi.

 
Setelah beberapa bulan dani pergi desi pun tidak mengetahui kabar dani sama sekali.padahan desi ingin memberi tahu deni bahwa dia akan di dijodohkan ayahnya dengan seorang pengusaha tua yang kaya raya. Karena tidak mau di nikahkan dengan pria itu desi pun kekat bunuh diri. sedangkan dani tidak mengetahui bahwa kekasihnya telah meninggalkannya untuk selamanya.
Setelah beberapa tahun merantau di kota dani pun memutuskan untuk pulang dan melamar desi. Dani telah membeli sepasang cincin dan sebuah kebaya berwarna putih yang dia harap dapat di kenakan desi  pada acara pernikahannya nanti.
Setibanya di kampung dani mendapat kabar dari orang tuanya bahwa kekasih yang sangat dia cinta itu telah tiada.dani pun tidak percaya dan mendatangi rumah desi dan ternyata benar desi sudah tiada.dani pun pergi ke makam desi untuk memberikan cincin dan berkata akan menemani desi di surga.kemudian dani pulang dan mengakhiri hidupnya dengan menggunakan kebaya yang dia beli untuk pernikahannya itu.
Nah guys dari cerita saya diatas kita dapat ambil hikmahnya bahwa cinta memang buta tetapi  tuhan telah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan jadi gag usah khawatir guys bila ditinggal pasangan berarti dia bukan jodoh kita simple kan seharusnya kita lebih cinta kepada TUHAN dan Orang Tua melebihi cinta kita kepada kekasih.
Cerita: Yesi luspita S

1 komentar:

Unknown mengatakan...

huhh,cinta kadang gitu kok

Posting Komentar